Sumsel Today
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Suara Desa
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Suara Desa
No Result
View All Result
Sumsel Today
Home Berita

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen BPJS Oleh Puskesmas Gumawang OKU Timur Masuki Babak Baru

by Redaksi Muaraenim
25 Januari 2025
in Berita
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen BPJS Oleh Puskesmas Gumawang OKU Timur Masuki Babak Baru
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

OKU Timur – Febri Kurniawan, pelapor kasus dugaan pemalsuan dokumen BPJS Kesehatan yang diduga dilakukan oleh Puskesmas Gumawang, menyampaikan kekecewaannya terhadap narasi yang disampaikan oleh Pengacara Hukum Kepala Puskesmas Gumawang, Herwani RPA, S.H. Ia meminta agar pernyataan tersebut berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

@kurniawan1242

menentang narasi dari kuasa hukum puskesmas gumawang belitang oku timur#foryoupage #viralvideo #capcut #belitangpride #bpjs #polresokutimur #kis #fyp #fypシ @partaigerindra @lanosin78 @gibran_rakabuming @kompascom @narasi @sctv_ @tvrinasional @tvoneofficial @patroli.indosiar @bpjskesehatan_ri

♬ suara asli – Febri Kurniawan – Febri Kurniawan

BacaJuga

Ketua KPU OKU Timur Akui 5 PPK Dipanggil Kejari Soal Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp39,8 M

Dugaan Praktik Pungutan “Fee Proyek” di Dinas PUTR OKU Timur Terus Terjadi

Dalam klarifikasi melalui video yang disampaikan kepada Media, Febri menjelaskan bahwa anaknya, Abi Seka Damar Panuluh, hanya tercatat mengikuti posyandu untuk memantau perkembangan bayi sejak lahir hingga usia dua tahun. Febri menegaskan anaknya tidak pernah menjalani pengobatan apapun di poskesdes setempat. “Suntik BCG pun kami bayar sendiri. Jadi, tidak ada kaitannya dengan BPJS saya,” ujar Febri. Kamis 25 Januari 2025.

Lebih lanjut, Febri mengklarifikasi data riwayat pemeriksaan dirinya pada tahun 2024. Berdasarkan data yang dimilikinya, ia terakhir kali mengunjungi Puskesmas Gumawang pada 7 Agustus 2020. Namun, data riwayat pemeriksaan mencatat kunjungan tambahan pada Juni, Agustus, dan Desember 2024 dengan pengobatan yang menggunakan obat dewasa. “Anehnya, data pada 17 Desember 2024 berubah menjadi pengobatan ISPA,” tambahnya.

Febri mempertanyakan alasan Puskesmas Gumawang menggunakan alibi bahwa BPJS miliknya dipakai oleh anaknya. Menurutnya, ini menjadi kejanggalan besar karena riwayat penyakit yang tercatat dan obat-obatan yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi anaknya yang masih balita.

Kejanggalan semakin mencuat saat Febri mengungkap adanya permintaan pihak PH Puskesmas kepada Sekretaris Desa untuk membuat surat pernyataan menerangkan bahwa Abis Seka Damar Panuluh anak saya. Surat tersebut meminta tanda tangan ibunya, yang akhirnya menolak menandatanganinya. “Saya tidak pernah meminta surat kelahiran anak dari bidan, tapi kenapa tiba-tiba ada surat di Januari 2025?” tegas Febri.

Ia juga menyoroti bahwa anaknya belum masuk dalam Kartu Keluarga (KK) dan belum memiliki akta kelahiran. “Bagaimana bisa BPJS saya dipakai atas nama anak saya? Semua ini hanya alibi yang tidak berdasar,” katanya.

Febri mendesak agar kasus ini diselesaikan secara transparan. Ia meminta pihak Puskesmas memberikan klarifikasi yang jelas mengenai perubahan data riwayat pemeriksaan dan alasan penggunaan data BPJS miliknya.

Seperti diketahui, Febri Kurniawan telah melaporkan kasus ini ke Polres OKU Timur. Dugaan pemalsuan dokumen ini mencakup perubahan data BPJS miliknya yang digunakan tanpa sepengetahuan.

Sementara itu, Pihak Puskesmas Gumawang melalui pengacaranya, Herwani RPA, S.H, mengklaim telah memberikan klarifikasi kepada Polres OKU Timur. Mereka juga menyatakan memiliki data kronologis yang dianggap sebagai bukti kuat. Namun, pernyataan tersebut masih diragukan oleh Febri yang menilai bahwa narasi yang disampaikan tidak relevan dan terkesan mengalihkan permasalahan.(Tim/sehaluan.id)

Tags: BPJSOKU Timur

Bacaan Lainnya

Rapat Kepengurusan Ormas Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Nusantara Indonesia

Rapat Kepengurusan Ormas Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Nusantara Indonesia

16 November 2025
Ketua KPU OKU Timur Akui 5 PPK Dipanggil Kejari Soal Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp39,8 M

Ketua KPU OKU Timur Akui 5 PPK Dipanggil Kejari Soal Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp39,8 M

8 November 2025
FGD E-MP di Polres Muara Enim, Strategi Nyata Puslitbang Polri Perkuat Profesionalisme Penyidik

FGD E-MP di Polres Muara Enim, Strategi Nyata Puslitbang Polri Perkuat Profesionalisme Penyidik

5 Agustus 2025
Irdam II/Sriwijaya Tutup Diksarlin Mahasiswa/i Polsri Gel 1, 2025/2026

Irdam II/Sriwijaya Tutup Diksarlin Mahasiswa/i Polsri Gel 1, 2025/2026

2 Agustus 2025
Leave Comment
Sumsel Today

Copyright @ 2023 sumsel.today - All Right Reserved

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Suara Desa

Copyright @ 2023 sumsel.today - All Right Reserved